Merumuskan Pemberantasan Korupsi Perangkat Desa

Konsep pemberantasan korupsi haruslah integral. Mulai dari rakyat sampai pemegang kekuasaan, pengambil kebijakan harus berjihad memberantas korupsi. Dalam jangka pendek, perhatian rakyat yang besar dalam upaya memberantas korupsi mengakibatkan sedikit berkurangnya praktik korupsi. Namun, perhatian rakyat sering sulit untuk diinstitusionalisasikan. Manfaat pemberantasan korupsi tersebar dan terbagi secara luas sehingga menurut teori tindakan bersama akan sulit membentuk dan mempertahankan kelompok kepentingan yang efektif untuk memberantas korupsi.

Singkatnya, Masyarakat harus bersama sama untuk bersatu dalam argumen yang akan disampaikan kepada bupati langsung apabila perangkat desa memang melakukan tindak korupsi, sebelum bupati lebih baik melapor ke kecamatan, apabila tidak mendapat respon yang baik, lebih baik langsung melapor kepada bupati yang mempunyai wewenang lebih tinggi, dan jangan lupa untuk membawa bukti-bukti yang kuat dan jelas.

Iklan

Mengapa Korupsi Itu Tetap Ada Di Indonesia!

Mengapa mengulas korupsi itu ada di Indonesia? Dikarenakan tindakan korupsi di Indonesia sudah mendarah daging dan wajib untuk di berantas. Saya memaparkan beberapa pendapat dari beberapa ahli sebab korupsi masih mengakar di Indonesia. Pendapat dari Gede Pasek Suardika mengungkapkan korupsi banyak terjadi di penyelenggara negara karena adanya tiga hal, yaitu kewenangan, kesempatan, dan niat. “Selama masih ada tiga hal itu, maka korupsi akan tetap ada.  Karena itu kewenangan harus diatur secara jelas, dan perlu pengawasan untuk meminimalisir kesempatan,” kata dia.
Karena itu, diperlukan grand desaign pemberantasan korupsi dari hulu ke hilir secara komprehensif. Mengingat, selama ini pemberantasan korupsi hanya dilakukan secara reaktif dengan pola-pola reaksioner.

Menurut Merican (1971) menyatakan sebab-sebab terjadinya korupsi adalah sebagai berikut :

  • Peninggalan pemerintahan Kolonial Belanda .
  • Kemiskinan dan ketidaksamaan atau kesenjangan sosial.
  • Gaji yang rendah atau jauh dari yang diharapkan.
  • Persepsi yang populer.
  • Pengaturan atau birokrasi yang bertele-tele dan tidak to the point.
  • Pengetahuan yang tidak cukup dari bidangnya.

Di sisi lain Ainan (1982) menyebutkan beberapa sebab terjadinya korupsi yaitu :

  • Perumusan perundang-undangan yang kurang sempurna yang banyak dijadikan celah untuk melakukan tindakan korupsi.
  • Administrasi yang lamban, mahal, dan tidak luwes serta bertele-tele.
  • Tradisi untuk menambah pendapatan yang kurang dari pejabat pemerintah dengan upeti atau suap.
  • Dimana berbagai macam korupsi dianggap sebagai sesuatu yang biasa, dan tidak dianggap bertentangan dengan moral, sehingga orang berlomba-lomba  untuk melakukan tindakan korupsi.
  • Di India, misalnya menyuap jarang dikutuk selama menyuap itu tidak dapat dihindarkan.
  • Menurut kebudayaannya, orang Nigeria Tidak dapat menolak suapan dan korupsi, kecuali mengganggap telah berlebihan harta dan kekayaannya jadi kalau yang disuap hidupnya masih kekurangan itu sah-sah saja.
  • Manakala orang tidak menghargai aturan-aturan resmi dan tujuan organisasi pemerintah, mengapa orang harus mempersoalkan perbuatan korupsi.

Dari pendapat para ahli diatas, maka dapat disimpulkan bahwa sebab-sebab terjadinya perbuatan korupsi adalah sebagai berikut :

  • Kurang sempurnanya peraturan perundang-undangan.
  •  Warisan pemerintahan Kolonial Belanda.
  • Sikap mental para pegawai yang ingin cepat kaya dengan cara yang haram, tidak ada kesadaran bernegara, tidak ada pengetahuan pada bidang pekerjaan yang dilakukan oleh pejabat pemerintah.
  • Mengungkapkan korupsi banyak terjadi di penyelenggara negara karena adanya tiga hal, yaitu kewenangan, kesempatan, dan ada niat.

Hukuman Mati Bagi Koruptor Tak Langgar Pancasila

Hukumam mati untuk koruptor dinilai tidak melanggar nilai-nilai Pancasila, baik terkait sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, maupun sila kedua Kemanusian yang Adil dan Beradab. Justeru penerapan hukuman mati terhadap pelaku tindak kejahatan luar biasa tersebut sesuai dengan Pancasila demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Demikian disampaikan Dosen Hukum Pidana Universitas Indonesia Akhiar Salmi dalam dialog pilar negara “Penegakan Hukum Terhadap Koruptor” di Gedung MPR, Jakarta, Senin (24/9). Hadir juga sebagai pembicara Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid dan Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika.

“Hukuman mati terhadap koruptor tidak bertentangan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, maupun sila Kemanusian yang Adil dan Beradab. Justeru hukuman mati untuk korupsi bisa mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat. Dengan hukuman mati, semua orang takut untuk korupsi. Dengan tidak ada korupsi, maka uang negara bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Akhiar.

Pandangan dia itu menyikapi pandangan sejumlah kalangan selama ini bahwa hukuman mati bagi koruptor tidak sesuai dengan Pancasila, karena selain kejam dan tidak berperikemanusiaan juga melanggar hak Tuhan sebagai satu-satunya yang berhak mengambil nyawa seseorang.

Menurut Akhiar, tidak ada satupun orang yang tidak takut dengan hukuman mati, terutama para koruptor. Sebab, pada dasarnya sifat korupsi itu adalah hedon (menyenangkan) dan  pelaku korupsi itu adalah orang yang ingin hidup bermewah-mewahan. Jika koruptor tahu akan dijatuhi hukuman mati, ia akan takut melakukan tindak penyelewengan jabatan untuk kepentingan pribadinya.

Dikatakan, Kejahatan korupsi lebih sadis daripada kejahatan teroris dan kriminal lainnya. Korbannya bukan saja seseorang, tapi generasi bangsa dan negara ke depan. “Tanpa hukuman mati, orang tidak akan takut melakukan korupsi. Pejabat Negara tidak akan pernah berhenti menyalahgunakan wewenang. Jadi saya yakin kalau hukuman mati diberlakukan, korupsi pasti akan hilang dengan sendirinya,” tegas dia.

Sayangnya, kata dia dalam proses penegakan hukum terhadap koruptor sekarang ini jangankan terhukum mati, yang dituntut hukuman mati pun tidak ada. Menurut dia, hal ini terjadi karena pasal 2 ayat 1 tentang adanya hukuman mati di dalam Undang Undang Tipikor tak lebih hanya basa-basi politik.

“Maka harus menjadi komitmen bersama agar negara ini bersih dari korupsi, wajib diterapkannya hukuman mati bagi koruptor dengan rumusan yang lebih komprehensif. Apa salahnya negara mencoba pemberlakuan hukuman mati terhadap koruptor yang merugikan negara sehingga menyengsarakan rakyat,” ucap dia.

Maka menurut saya jelas hukuman mati itu harus diterapkan agar para koruptor terberantas dan bersih dari tindakan korupsi. Karena apa??? Kan sudah jelas  apabila seseorang melakukan tindakan korupsi akan dikenai hukuman mati. Jadi saya sangat setuju dengan HUKUMAN MATI TERHADAP PARA KORUPTOR.

Beberapa Pengertian

Pengertian Bangsa

Kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa & wilayah tertentu di muka bumi yang diwujudkan oleh sejarah yang memiliki unsur sebagai berikut :

  • Satu kesatuan bahasa 
  • Satu kesatuan daerah
  • Satu kesatuan ekonomi
  • Satu Kesatuan hubungan ekonomi
  • Satu kesatuan jiwa yang terlukis dalam kesatuan budaya

Pengertian Negara

Organisasi diantara beberapa kelompok masyarakat yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu dengan mengakui adanya pemerintahan atau dipimpin oleh presiden yang mengurus tata tertib.

Pengertian Ideology

Kata Ideologi berasal dari bahasa Yunani dan merupakan gabungan dari dua kata yaitu edios yang artinya gagasan atau konsep dan logos yang berarti ilmu. Pengertian ideology secara umum adalah sekumpulan ide, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang menyeluruh dan sistematis. Dalam arti luas, ideology adalah pedoman normative yang dipakai oleh seluruh kelompok sebagai dasar cita-cita, nila dasar dan keyakinan yang dijunjung tinggi.

Penertian Demokrasi

Demokrasi adalah sebuah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.  Sedangkan secara Bahasa Arti demokrasi berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan.

Pengertian Republik

Republik adalah sebuah negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat, bukan dari prinsip keturunan bangsawan dan sering dipimpin atau dikepalai oleh seorang presiden.

Pengertian badan Legislatif

Pengertian badan Legislatif adalah badan deliberatif pemerintah dengan kuasa membuat hukum atau pembuat Undang-Undang. Melalui UUD 1945, dapat diketahui bahwa struktur legislatif yang ada di Indonesia terdiri atas :

  • MPR (Majelis Permusyawaratan Rakyat)
  • DPR (Dewan Perwakilan Rakyat RI, DPRD I, DPRD II)
  • dan DPD (Dewan Perwakilan Daerah).

Pengertian badan Eksekutif

Pengertian badan Eksekutif yang bertugas menjalankan Undang-Undang, lembaga yang menjalankan operasional pemerintahan seperti presiden itu sendiri, Wakil Presiden dan Kabinetnya.

Pengertian De facto

De facto adalah ungkapan yang berarti “pada kenyataan lapangan atau berdasarkan fakta”.

Pengertian De Jure 

De Jure adalah ungkapan yang berarti “menurut hukum” atau “Tertulisnya”.

Pengertian sistem Parlementer

Sistem Parlementer yaitu system yang menerapkan model hubungan yang menyatu antara kekuasaan eksekutif dan legislatif

Pengertian pemerintahan monarki

Merupakan sebuah sistem pemerintahan dimana hanya seorang saja yang memegang kekuasaan atau dapat di sebut Raja. Biasanya, untuk dapat mempertahankan dan memimpin suatu pemerintahan monarki tidak terlalu dibutuhkan kecakapan dalam hal hukum. Ini karena Undang – Undang telah membatasi dan mengatur kekuasaan raja sudah cukup memberi jaminan bahwa pemerintahan dapat berjalan. Jadi sebuah sistem pemerintahan monarki murni membuat kekuasaan seorang raja sebagai kepala pemerintahan menjadi sangat mutlak dan tak terbatas.

Sistem pemerintahan monarki dibedakan menjadi 3 sistem, yaitu:
 
MONARKI ABSOLUT

Pada sistem pemerintahan monarki absolut, seluruh kekuasaan negara terletak di tangan raja. Rakyat tidak diberi kekuasaan sedikitpun. Semua peraturan dibuat oleh raja tanpa memperhatikan keinginan/aspirasi rakyat.

Contoh 3 Negara : Arab Saudi, Brunai Darussalam, Swaziland.

 
MONARKI KONSTITUSIONAL

Pada sistem pemerintahan monarki konstitusional, kekuasaan raja dalam menjalankan pemerintahan dibatasi dengan undang – undang.

Contoh 3 Negara : Jerman, Thailand, Spanyol.

 
MONARKI PARLEMENTER

Pada sistem pemerintahan monarki parlementer. Kedudukan raja sebagai kepala pemerintahan hanyalah sebagai simbol belaka karena pemerintahan dijalankan oleh parlemen.

Contoh 3 Negara : Belanda, Inggris, Malaysia.

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Hak Warga Negara Indonesia

  • Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum.
  • Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
  • Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan.
  • Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai
  • Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran.
  • Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau nkri dari serangan musuh.
  • Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.
Kewajiban Warga Negara Indonesia

  • Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh.
  • Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda).
  • Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya.
  • Setiap warga negara berkewajiban taat, tunduk dan patuh terhadap segala hukum yang berlaku di wilayah negara indonesia
  • Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.
Penjelasan Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan
  • Visi
Merupakan suatu acuan yang harus digapai atau dapat disebut sebagai cita-cita. Dapat di ibaratkan sebagai ujung tombak.
  • Misi
Merupakan cara untuk mencapai suatu cita-cita atau cara menggapai suatu target yang di inginkan. Dapat disebut sebagai tangkai tombak.
  • Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah untuk meningkatkan kualitas manusia indonesia yang berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, profesional, bertanggung  jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani. Membangun dan menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang mencintai tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para calon-calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai ilmu pengetahuaan dan teknologi serta seni.

Kondisi Bangsa Indonesia Saat ini Menurut Saya.

Saya prihatin terhadap budaya budaya asli indonesia akan luntur dan tersisa sebuah kenangan atau sejarah dan bukan penerapan. Untuk hukum di Negara kita menurut saya sudah baik namun sang pelaksana kurang baik. Masa antara pihak penegak hukum sampai berseteru yaitu KPK dan POLRI, kan tidak PANTAS untuk di lihat. Sebenarnya apabila tidak ada KONG KALIKONG di tubuh POLRI, mereka tidak seharusnya takut untuk diperiksa. Namun bila yang kita lihat sekarang ini terlalu nampak apabila didalam TUBUH POLRI terdapat suatu RAHASIA yang sangat BESAR.

Dan hukuman untuk para KORUPTOR seharusnya di PERTEGAS yaitu dengan HUKUMAN MATI. Mungkin awal-awal penegakan akan banyak KORUPTOR yang MATI, namun dengan demikian nantinya akan menimbulkan efek yang positif. Para CALON KORUPTOR akan berpikir 1000 kali apabila ingin KORUPSI.

Dan untuk layanan kesehatan seharusnya para dokter atau bidan tidak perlu memungut biaya lagi pada warga yang sudah mempunyai JAMKESNAS. Dan pelayanan harusnya di tingkatkan bukan membeda bedakan pasien.

Pemerintah seharusnya memfasilitasi para warga negara, pengangguran, dan anak jalanan. Dengan cara memegang suatu industri dan mempekerjakan para pengangguran, memperbaiki daerah yang belum terisolir, jalan raya, jembatan dan fasilitas lainya.

” Who am I “

Aku seorang laki-laki, 100% cowok. Wkwkwkwkwkw,,,,,

Di sini aku menceritakan tentang diriku sendiri, berkaitan dengan tugas PKN. Aneh tapi nyata, pertanyaannya bisakah diri sendiri untuk menilai diri kita sendiri, kelebihan & kekuranganku. Aku pusing, gimana cara menilai diri kita sendiri??? pastinya yang kita liat kebaikan kita, sedangkan kekurangan kita gimana gitu. Oke,,, langsung aja deh,,,, apa yang ada di pikiranku aku akan tuangkan disini. Tapi ini menurut orang yang aku introgasi hahahaha,,,,

Langsung aja,,,

Kelebihanku.

Aku ini orangnya mudah bergaul sama orang, suka bergaul lah pokoknya. Dan aku ga pernah pilih-pilih temen, dari tingkat kelas mafia sampai kelas ahli agama. Semuanya ada, kita bisa ngambil pelajaran yang sangat berharga dari setiap sifat teman-teman kita sendiri, pokoknya sangat berharga banget deh klo udah ngerasain.

O iya, di bilang setia kawan bisa juga apabila dah deket banget tuh, lebih mentingin bantu temen dari pada pacar. Ya mangkanya setiap mantan-mantanku banyak yang bilang “urusi aja tuh temen-temenmu dari pada urusin pacar sendiri”. Ya simple aku jawab ” mudah buat cari pacar, namun nyari sahabat tu susah”. Ya ngerti atau gak’nya si cewek ya terserah dia nanggap’nya gimana. Up to u hahahaha,,,,

Keliatanya hanya itu saja deh kelebihanya.

Kalo kekurangannya, BANYAK BANGET!!!!

Pertama, aku ini orangnya ga mau repot dan suka yang instan. padahal kan yang lebih baik kan harus melalui prosedur wkwkwkkw,,,, gaya kata-katanya. Ya yang kumaksud adlah hal hal yang tertentu geto. ga usah di bahas deh.

Yang keedua, Pemalas itu jelas. maka dari itu suka yang instan.

Ketiga, Penampilanku biasa-biasa aja, ga kayak anak lainya yang lagi ngetren pakaian apa,,,,,, gitu. Salalu ikut,,,, biar gaul katanya. pengen sih kaya mereka, namun karna finanansia hahahaha,,,, Gak juga,,, karna aku ini orangnya apa adanya, bigutulah aku. Ya dari situ lah jadi kekuranganku ga mengikuti jaman, katrok lah atau kidu lah hahahaha masa bodo alias sabodo teuink lah. Tapi aku adalah aku.

Ke Empat, aku ni suka nunda suatu kerjaan sehingga pada waktu hari H slalu kalang kabut. Namun itu lah yang menjadikan hidup tanpa bumbu kurang asyiiik hahahaha. Kebiasaan buruk!!!! JANGAN DITIRU!!!!

Ke Lima, Masih banyak sih kalo di ceritain,,, maka dari itu aku akhiri aja sampai disini.

Sebelom pamit, aku pesen bagi kalian yang baca situs ini. Tolong dan Tolong untuk bisa ngambil hikmah dan apa yang harus dilakukan dengan kekurangan kita sendiri. Jadilah yang lebih baik setelah berkaca OK. Saya sendiri sedang dalam proses untuk perbaikan dari hal kekurangan saya sendiri.

Sekian dan terima kasih.

Andai Aku Presiden

        Apa yang saya bayangkan sangatlah jauh. Namun sebagai generasi penerus saya cukup prihatin dengan kondisi Negara yang seperti ini apalagi sekarang Politikus atau Koruptor semakin meraja lela dan sudah menjadi darah daging bagi sang pelaku.

        Karena ini sebagai tugas PKN di sini saya akan membahas tentang Andai Aku Presiden, Langkah apa saja agar tercipta Kedamaian antar Umat Beragama.
Saya bingung apa saja yang akan saya tulis nanti. Kemudian saya coba baca UUD 45, dan ketemulah Tujuan Negara ini. Sekarang saya mau tanya, sampai kapan hal itu akan menjadi cita-cita !

Coba anda baca UUD 1945 alinia ke empat.

        Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

       Menurut saya hal itu belum terwujud, maka dari itulah saya Tuliskan Andai Aku Presiden hal yang saya lakukan agar tercipta kedamaian adalah :

  1. Membrantas korupsi tindak tegas hukuman bagi orang yang korupsi “Penjara seumur hidup atau Hukuman MATI” karena korupsi sama dengan memakan uang seluruh masyarakat Indonesia atau sering di sebut uang Negara. Meskipun ada UU yang menerangkan Hak asasi manusia, namun apabila manusia itu sendiri melakukan kesalahan, ya tetap saja harus ada hukuman yang berat sehingga tidak terulang kembali.
  2. Menciptakan lapangan kerja untuk semua orang. Dengan cara diuatkan Industri-Industri yang asli produk Indonesia dan dikelola Oleh Negara. Di buatlah dengan per devisi, disetiap wilayah yang berpotensi. Dan dengan pekerja asli orang Indonesia. Dikarenakan banyak kekayaan alam yang belum dimanfaatkan oleh Negara.
  3. Di tekankan sering-sering untuk penyuluhan tentang bahaya narkoba, pergaulan bebas dan motifasi-motifasi untuk generasi bangsa.
  4. Dan sosialnya dengan menampung anak-anak jalanan “contohnya panti asuhan dan panti jompo”, dan memberikan pengarahan dan pengajaran yang baik untuk anak-anak, dan merawat orang tua yang terlantar di pinggir jalan.
  5. Memperbaiki fasilitas negara, seperti jalan raya jalur utama, jembatan, dan menciptakan sungai yang bersih tanpa sampah.
  6. Trakhir untuk menciptakan kedamaian masyarakat ialah dengan cara mensubsidi bahan makanan ntuk warga yang tidak mampu, menerapkan pancasila di setiap daerah. Betapa pentingnya arti sebuah PANCASILA.

        Dengan Point di atas saya akan berusaha untuk mewujudkan itu, saya akan terjun dan mengayomi semua lapisan masyarakat. Gaji tidaklah penting bagi saya, cukup untuk makan dan menghidupi keluarga itu saja sudah cukup. Saya bekerja untuk Negara dan beserta seluruhnya yang ada di Indonesia. Yang penting buat saya adalah hidup berkecukupan dan masyarakat hidup sejahtera dalam kedamaian.

Penilaian Penerapan Pancasila Di Lingkungan Saya

        Untuk yang satu ini, sangat berfariasi dalam lingkungan rumah dan kerja saya. Di karenakan saya berwiraswasta dan lokasi rumah dan lokasi kerja saya menjadi satu, jadi banyak hal yang bisa saya tuangkan disini.

Semua ini Mencakup sila ke 1 s/d 5.

        Di tempat saya alhamdulillah semua muslim termasuk para pegawai. Namun untuk ke-taat’n mereka pada Agama masih kurang termasuk saya. Tapi saya ada penilaian pada seseorang yang rajin dan taat pada Agama, Orang Tua saya dan 1 orang lagi yang selalu jadi imam di mudholah yang keluarga saya dirikan di samping rumah. Sebut saja dia Fatihin, dialah yang mengajar saya mengaji saat saya masih kecil, dan membimbing saya untuk mengenal Agama lebih dalam. Menurut saya perilaku dia masuk dalam sila pertama. Memang semua telah memeluk Agama, namun untuk pengamalannya saya memilih dia.

       Untuk pengamalan pancasila yang ke-2 ini saya tunjuk langsung pada Bapak saya sendiri, beliau menurut saya adil dalam segala hal, yang mana tidak membeda-bedakan status orang, semua telah di anggap saudara.

        Untuk persatuan Indonesia menurut saya sudah baik di lingkungan kerja saya, yang mana apabila dalam suatu bencana alam atau bencana lainya banyak yang mengulurkan tangan untuk membantu.

        Menurut penilaian saya untuk sila ke empat ini jelas sudah terlaksana, di karenakan setiap perumahan dengan blok yang berbeda RT/RW-nya sudah masing-masing. Yang mana apabila ingin mengadakan suatu acara setiap kepala keluarga di panggil untuk bermusyawarah bagaimana baiknya untuk pelaksanaan nanti agar berjalan sesuai dengan rencana.

        Untuk sila terakhir menurut pandangan saya yang ada ialah sangat jelas untuk massalah ke adilan social, karena apabila tertangkap maling ataupun yang berkelahi selalu di serahkan ke pihak yang berwenang, di karenakan apa? Karena mereka memahami bahwa meskipun seburuk apapun tingkah orang tersebut mereka masih punya hak asasi manusia, dan sudah mengerti akan jalur hukum. Sehingga tidak pernah terjadi main hakim sendiri.